Ketua Komisi III DPRD Batam Nyanyang Harris Siap Tindak Lanjuti Kasus PT. Haikki Green

Pembangunan Rumah di kawasan Elit yang Mempergunakan Batako Limbah
Beritabatam.com- Batam | Ketua Komisi III DPRD Kota Batam Nyanyang Harris ketika dikonfirmasi terkait dengan pemberitaan beritabatam.com ( baca link https://www.beritabatam.com/2019/03/limbah-batako-pt-haikki-green-di-duga.html ) terkait dugaan bahwa PT. Hikki Green ternyata mempergunakan bahan dasar limbah SBE ( Spent Bleaching Earth ) dan bukan Acetylene ( biasa dibaca Asetilin ) mengatakan bahwa dirinya masih menunggu dari Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ). Mungkin maksudnya DLH Kota Batam.

Terkait hal apakah Komisi III akan melakukan sidak ke lokasi PT. Hikki Green dengan tegas Nyanyang menjawab " Minggu depan akan saya koordinasikan ! " demikian Nyanyang menimpali kepada media ini.

Sebagaimana diketahui, kasus limbah PT. Haikki Green telah bergulir dari tahun 2018 terkait dengan permasalahan limbah karbit. DPRD Kota Batam bahkan telah mengadakan RDP ( Rapat Dengar Pendapat ) dengan berbagai pihak termasuk PT. Haikki Green. Dalam RDP tersebut terungkap bahwa PT. Haikki Green masih dalam izin uji coba.

Penelusuran media ini lebih jauh, ternyata PT. Haikki Green dari tahun 2012 sudah memiliki izin dari Kementrian Lingkungan Hidup. Tetapi izin tersebut bukanlah untuk pengolahan limbah karbit ataupun SBE.  Izin dengan nomor SK KLH x9 tahun 2012 tersebut adalah untuk recycling oli bekas. Sayang ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kadis DLH Kota Batam Herman Rozie, Herman yang biasanya cepat menjawab konfirmasi mendadak bungkam.

Ketua KPLHI Batam sendiri dalam kesempatan wawancara beberapa waktu lalu mengatakan bahwa kandungan Acetylene dalam produksi Batako PT. Haikki Green berdasarkan uji lab yang dilakukannya ternyata komposisinya sangat kecil. " Bahan dasar untuk pembuatan Batako mereka adalah limbah SBE dan izin Pemanfaatan limbah SBE nya masih perlu di pertanyakan. " tutur Pria pecinta lingkungan ini.

Kembali ke masalah awal, Ketua Komisi III Nyanyang Harris diketahui pernah berkomentar pada bulan Desember 2018 di berbagai media online bahwa dirinya memberi waktu dari sekitar tanggal 10 Desember 2018 kepada PT. Haikki Green untuk menghentikan kegiatan pembuatan Batakonya. Tetapi nampaknya, sampai berita ini diturunkan kegiatan tersebut masih berjalan. ( 007 )
Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.