Terkait Batako Limbah, KPLHI Siap Gugat PT. Haikki Green

Batam | Meskipun sudah memasuki bulan ke empat, tak ada tanda tanda bahwa PT. Haikki Green memiliki niat untuk membalas surat berisi pertanyaan pertanyaan tentang Izin Pengelolaan Limbah SBE ( Spent Bleaching Earth ) dan Acetylene ( Limbah Karbit ) menjadi bahan bangunan berupa BATAKO. 

Bungkamnya PT. Haikki Green menurut KPLHI adalah bentuk dari tidak transparansinya pengelolaan limbah berbahaya yang dilakukan PT. Haikki Green dan menduga bahwa PT. Haikki Green melakukan kegiatan illegal memproduksi BATAKO dengan menggunakan material dasar yang berbahaya bagi Manusia. 

" 90 hari adalah waktu yang cukup untuk menunggu jawaban resmi dari PT. Haikki Green. Dengan bungkamnya PT tersebut, maka KPLHI memiliki alasan yang cukup kuat untuk melakukan upaya hukum terhadap dugaan pengolahan limbah B3 tanpa izin.  KPLHI akan segera melaporkan aktifitas illegal tersebut kepada pihak berwenang. Jika perlu, kami akan melakukan upaya hukum tersebut melewati PN Batam atas dasar dugaan tidak memiliki izin melakukan pengolahan Limbah B3. " demikian Evi Yuliana Muti dari KPLHI Kepri menyampaikan kepada kru beritabatam.com.

Lebih lanjut menurut Evi jika memang benar PT. Haikki Green sudah memiliki izin harusnya memberitahukan kepada KPLHI. " Tidak perlu secara resmi juga tidak masalah. Pemberi tahuan via telpon atau memberi salinan izin tersebut kepada kami ( KPLHI ). " tutur Evi menambahkan. 

Evi mengingatkan bahwa dalam melakukan usaha / kegiatan terkait dengan limbah B3 setiap orang atau badan hukum dituntut keterbukaannya. Hal ini terutama dengan kegiatan yang menyangkut persoalan pengelolaan lingkungan. 

" Perlu   diingat   bahwa   usaha atau  kegiatan   yang   bergerak   dalan   kegiatan pengelolaan lingkungan  baik itu transporter, pengumpul dan pengelola limbah sejak pengurusan Akte usaha (badan hukum) sudah diklasifikasikan dalam Akte yang bersifat khusus dengan ketentuan yang sangat ketat. Maka akan sangat bermasalah apabila dalam operasionalnya melakukan hal –hal yang tidak sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang dipersyaratkan (mal aktifitas). " Kembali Evi menegaskan. 

Dalam penelusuran beritabatam.com, PT. Haikki Green memiliki izin dari kementrian Lingkungan Hidup dengan nomor izin SK KLH No.x9 Tahun 2012 tetapi untuk Recycle Oli Bekas, bukan untuk pengolahan limbah B3 SBE dan Acetylene.  ( 007 )
Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.