Travelling
Pantai Balekambang Malang, Sejuta Keindahan dan Sejuta Misteri

kru beritabatam.com di Pantai Balekambang dengan latar belakang Pulau Ismoyo, tempat Pura Amarta Jati
foto by Ami and Sefi
MALANG | 12 Mei 2019, kru beritabatam.com berkesempatan mengunjungi salah satu pantai eksotis di jawa timur yaitu Pantai BaleKambang. Pantai ini terletak lebih kurang 60 Km dari Kota Malang Jawa Timur, tepatnya di Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Malang, Jawa Timur. 

Dari lokasi penulis di daerah Kepanjen, Kabupaten Malang untuk tiba ke Pantai ini hanya butuh waktu kurang lebih satu jam dengan menggunakan kendaraan bermotor. Meskipun saat itu bukan hari libur, pantai Balekambang dipadati oleh ribuan wisatawan lokal. Pantai satu ini kerap disebut sebagai miniatur tanah lot Bali, karena keberadaan Pura Amarta Jati yang berada di Pulau Ismoyo. Pulau ini dihubungkan dengan sebuah jembatan dari pantai Balekambang. 

Jika anda ingin travelling sendiri tanpa Guide maka berbagai pilihan transportasi bisa anda gunakan. Akses jalan lancar dan sudah beraspal. Jadi tidak perlu khawatir jika menggunakan kendaraan sendiri. Jika ingin menggunakan kendaraan umum, dari Terminal Arjosari Malang, Anda bisa melanjutkan dengan menaiki angkutan kota jurusan terminal Gadang, lalu dilanjutkan dengan angkutan jurusan Bantur yang akan melalui Kecamatan Gondanglegi dan Pagelaran. Dari Bantur ke Pantai Balekambang anda bisa menggunakan jasa ojek karena belum ada kendaraan umum. Biayanya, tergantung negosiasi. Biasanya berkisar diantara 50 ribuan. Kalau mau hemat, bepergiannya rame-rame, jadi bisa sewa mobil yang membuat ongkos perjalanan irit. Lumayan, bisa buat beli oleh oleh. 

Untuk masuk ke wilayah Pantai Balekambang, cukup dengan membayar tiket masuk per orang Rp 15.000 rupiah dan biaya kendaraan roda empat senilai Rp 10.000 rupiah. Roda dua tentunya lebih murah lagi. 

Ami, Guide yang memandu perjalanan kru beritabatam.com ke Pantai Balekambang mengatakan bahwa pantai satu ini memiliki ombak yang lumayan besar. Kenyataannya, saat berkunjung memang gulungan ombak Pantai Balekambang sedang besar dan para pengunjung dilarang untuk mandi di Pantai. 

Pantai Balekambang ( Foto by Ami )
Pantai Balekambang sudah dikenal warga lokal sejak tahun 1978-an. Pada tahun tersebut, seorang perangkat desa Srigonco membuka akses jalan sehingga orang dari luar desa tersebut lebih mudah mencapai Balekambang. Pada 1983, Bupati Kabupaten Malang saat itu Bpk Eddy Slamet meresmikan Pantai Balekambang sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Kabupaten Malang. Semenjak itu, nama Pantai Balekambang makin bergaung. Keindahan yang ditawarkannya cukup menarik wisatawan sehingga terus berkembang dan kini menjadi salah satu andalan wisata pantai di Kabupaten Malang. 

Menurut hikayat, orang yang pertama membuka hutan di Pantai Balekambang bernama Syaikh Abdul Jalil, seorang ulama yang dipercaya berasal dari Yogyakarta. Saat ini, makam Syaikh Abdul Jalil yang berlokasi sekitar 1 kilometer dari Pantai Balekambang, rajin diziarahi oleh umat muslim dari berbagai daerah. Pada bulan Suro/Muharram, jumlah jamaah yang berkunjung baik untuk memperingati tahun baru hijriyah maupun wisatawan biasa yang ingin menyaksikan prosesi ‘Suroan’ melonjak.

Pada Hari Raya Nyepi, pantai ini juga lebih ramai dari hari – hari biasa, karena umat Hindu melakukan upacara atau prosesi di Pura Amarta Jati yang terletak di Pulau Ismoyo. Pulau Ismoyo sendiri adalah bagian dari pulau-pulau kecil di Balekambang, yang menjorok ke lautan dan dihubungkan dengan sebuah jembatan ke daratan. 

Jangan khawatir jika ingin menginap di Pantai ini. Berbagai pilihan menginap disediakan. Mulai dari menginap dengan menggunakan tenda sewaan, atau tenda permanen di tepi pantai tersedia. Kamar mandi umum tersedia dalam jumlah banyak. Pilihan menginap dengan cara homestay di rumah penduduk juga ada. Atau punya uang lebih, penginapan sekelas hotel melati juga tersedia di pantai ini. 

Jangan kaget jika datang ke pantai ini, anda menemukan soundsystem di pasang dengan kekuatan full. Dan ini tidak hanya di satu tempat, hampir puluhan titik memasang sound system dengan dukungan musik disco memadati pantai ini. Asyik buat ikutan joget. 

Pantai ini kabarnya dikenal dengan mitos air yang berada di sekitaran Pantai jika digunakan untuk membasuh muka bisa bikin awet muda. Bagi yang sedang berpacaran, kabarnya jika mengunjungi pantai ini bakal terancam putus hubungan pacar. Semoga putus berlanjut ke pernikahan, tidak ke lain hati. Mitos ini tidak berlaku bagi yang sudah menjadi suami istri. So jadi yang masih pacaran, segera menikah sebelum ke Pantai Balekambang. Atau ingin menikah di pantai ini, bawa penghulu dan saksi karena belum ada KUA di Pantai Balekambang. Selamat travelling. ( 007 )
Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.