Kapolresta Barelang Himbau Masyarakat 'Modus Penipuan Tiket Pesawat Murah di Medsos

Kapolresta Barelang Himbau Masyarakat 'Modus Penipuan Tiket Pesawat Murah di Medsos
Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo SIK. (Dok Beritabatam.com)

BATAM
- Beritabatam.com |
Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo SIK, mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar lebih berhati hati serta mewaspadai, aksi penipuan dengan bermoduskan menjual atau menawarkan tiket pesawat murah di media sosial (medsos) oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Pasalnya, belakangan ini sudah banyak warga yang menjadi korban akibat tertipu oleh pelaku penipuan tersebut dengan modus operandinya menggunakan media sosial, seperti instagram, facebook, whatsApp dan medsos lainya,” kata AKBP Prasetyo, Selasa (10/12/19), siang, menanggapi dari laporan masyarakat yang ke kepolisian.

Yang menjadi korban, ujarnya, umumnya ialah masyarakat yang sudah melakukan pembelian tiket pesawat murah melalui reservasi iklan di medsos serta melakukan pembayaran melalui mesin ATM, ke rekening bank yang ditentukan.

“Modusnya untuk menyakinkan pemesanan itu si penipu mengirimkan kode boking palsu atas tiket pesawat yang di pesan, ke nomor kontak handphone calon korbannya,” kata Kapolresta Barelang.

Lalu, ujarnya, menggiring pemesan melakukan pembayaran tiket tersebut pada rekening bank yang di tunjuk pelaku penipuan, menggunakan mesin ATM.

“Nah, saat itulah mereka memainkan perannya dengan meminta korban, menekan kode kode tertentu berdasarkan petunjuk si penipu,” ucap AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo.

Yang salah satu dampaknya, ungkap Prasetyo, tiket yang dipesan tidak ada alias palsu, sebab kode boking yang dikirimkan si penipu, adalah bohongan belaka.

“Sedangkan saldo si pemesan dapat dia kuras habis, lantaran si pemesan menuruti si penipu untuk menekan kode kode tertentu. Akibatnya uang dalam saldo pemesan, pindah tabungan ke rekening yang ditunjuk si penipu,” paparnya.

Diterangkan AKBP Prasetyo, belakangan telah banyak masyarakat yang menjadi korban dari penipuan tiket pesawat murah serta penipuan pemesanan sejumlah barang, lantaran tertarik dengan harga murah atas iklan di medsos itu.

“Hal ini, berdasarkan laporan masyarakat yang masuk ke kepolisian terhadap mereka itu yang sudah menjadi korban atas penipuan,” ujarnya.

Sebab itu, ucap Kapolresta, untuk mengurangi resiko serta dampak buruk dalam pemesanan tiket pesawat atau membeli sejumlah barang di media online, pilihlah agen agen resmi, atau datang langsung ke agen yang resmi.

“Jangan lagi sampai kita tertipu serta menjadi korban akibat penawaran tiket murah, ataupun atas penawaran barang barang murah melalui media sosial, tanpa mengetahui kebenaranya,” ungkap AKBP Prasetyo.

Sebab, pungkasnya, sudah banyak masyarakat yang menjadi korban dari oknum oknum yang tak bertanggungjawab, akibat dari pemesanan tiket pesawat murah ataupun sejumlah barang murah melalui sistem online medsos tersebut.

“Khususnya terhadap masyarakat yang mudah terpengaruh dengan iklan terhadap penawaran tiket murah ataupun sejumlah barang di media sosial, dengan harga yang tidak wajar. Karena hal tersebut, sering menjadi peluang si penipu untuk melakukan aksi kriminalitas, di Sosmed. Dan ini baru salah satu bentuk modus tentang penipuan, dan masih banyak lagi pada modus penipuan lainnya,” pungkas Kapolresta.

Sebelumnya itu, Nelsenbur bersama anaknya mendatangi USPKT Polresta Barelang, untuk melaporkan kasus penipuan yang dialaminya.Untuk tindaklanjut, kasus penipuan itu segera ditangani Unit 2 Satreskrim Polresta Barelang.

Baca juga:

(Vnr/Haluan Kepri)

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.