Sosialisasikan New Normal, Tursini: Agar Relawan Covid-19 Lebih Mumpuni



Sosialisasikan New Normal, Tursini: Agar Relawan Covid-19 Lebih Mumpuni

BENGKALIS - Beritabatam.com |  Kepala UPT Puskesmas Lubuk Muda Tursini, SKM mengadakan kegiatan pemantapan tupoksi relawan Covid-19 dan sosialisasi tatanan new normal di gedung olahraga Desa Sungai Siput, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Jumat, 05 Juni 2020.

Sebagai bentuk penerapan Protokol Kesehatan, sebelum memasuki gedung, setiap peserta dari 9 desa yang diikut sertakan termasuk instruktur dan undangan lainnya, terlebih dahulu dilakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan thermometer gun serta diharuskan cuci tangan dengan hand sanitizer serta memakai masker dan tetap jaga jarak saat duduk.

Dalam sambutannya, Tursini mengatakan, relawan Covid-19 merupakan salah satu garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Walaupun kita sedang menuju fase new normal, namun pemantauan terhadap ODP dan PDP harus tetap dilakukan.

"Kita belum terbebas dari pandemi Covid-19. Jangan lengah. Harus tetap waspada. New normal bukan normal biasa seperti sebelum pandemi Covid-19. Tapi, hidup normal dengan tatanan yang baru," ujarnya tegas.

Selanjutnya Tursini mengatakan, new normal dari sisi ekonomi, sosial, budaya dan keagamaan yaitu masyarakat sudah diberi kelonggaran dalam beraktifitas. Tidak dibatasi seperti saat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Akan tetapi, lanjut Tursini, dari sisi kesehatan, dalam fase new normal, perlakuan terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau orang yang baru kembali dari zona merah, tetap sama yaitu dilakukan pemantauan dan isolasi mandiri. Jika beraktifitas, tetap menggunakan masker, jaga jarak (physical distanching), cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan jangan berkerumun.

Dikatakan oleh Tursini lagi, jika diibaratkan manusia, new normal ini seperi seseorang yang pernah kena stroke ringan. Yang mana tetap bisa hidup normal, namun dengan batasan-batasan. Orang yang pernah kena stroke, tentunya pola hidupnya sudah berubah. Dia bisa hidup normal dengan gaya hidup yang baru. Itulah new normal.

"Orang yang pernah kena stroke, tidak lagi bisa sembarang mengkonsumsi makanan. Kalau ada gangguan ditubuhnya, harus menggunakan tongkat. Atau harus rutin olah raga, berobat dan lain sebagainya. Itulah new normal," ujar Tursini mengibaratkan.

Jadi, Tursini menegaskan, kita bisa hidup normal seperti biasanya. Namun dengan tatanan baru. Protokol Kesehatan tidak bisa ditinggalkan.

Menurut kajian para ahli, kemungkinan virus Corona tidak akan hilang sama sekali. Tapi mungkin akan melebur dalam kehidupan kita seperti virus-virus yang lainnya, seperti Influenza, ujar Tursini menerangkan.

Selanjutnya, ujar Tursini lagi, mungkin kita harus membiasakan diri dengan pola hidup yang baru. Tidak bisa sembarangan lagi. Dan memang semestinya kita harus seperti itu. Harus tetap menerapkan pola hidup sehat.

Terakhir, Tursini mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk kemaslahatan dan keselamatan keluarga kita dan masyarakat. Semoga bermanfaat dan menjadi amal ibadah bagi kita semua, ujar Tursini menutup pembicaraannya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Siak Kecil M. Fadlul Wajdi, Kapolsek Siak Kecil Iptu. Sunaryo, Ka. UPT Puskesmas Sadar Jaya dr. Rolas James Simanullang, Ka. Korwil Pendidikan Siak Kecil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, jajaran UPT Puskesmas Lubuk Muda dan para kepala desa, sekdes serta relawan Covid-19 dan undangan lainnya. (Een)
Share:  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar